Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda atau ciri-ciri bus yang memiliki resiko tinggi untuk mengalami kecelakaan di jalan raya :
1. Dikemudikan Secara Ugal-Ugalan
Bus dikemudikan secara ugal-ugalan ciri-cirinya adalah sering berjalan dalam kecepatan tinggi, kadang berjalan berkelok-kelok tidak stabil, sering berbelok tiba-tiba mengagetkan, dan lain sebagainya. Yang jelas sangat terasa tidak nyaman naik bus yang ugal-ugalan karena adrenalin kita ikut terpacu karenanya.2. Supir Mengantuk
Lihatlah bagaimana kondisi sopir yang mengemudikan bus tesebut apakah menunjukkan tanda-tanda mengantuk atau tidak seperti sering menguap, mata sayu, mata terlihat lelah, mata merah, mata sering terpejam, suka tertidur saat sedang berhenti sebentar, kepala sering oleng, dan lain sebagainya.3. Sopir Tidak Layak atau Tidak Punya Izin
Perhatikan selalu siapa yang menjalankan bus di bagian kemudi. Jangan sampai orang yang menjadi pengemudi bus adalah orang yang tidak layak menjadi pengemudi seperti anak-anak, anak remaja, orang yang terlihat seperti baru belajar, orang setengah gila, orang idiot, orang cacat, dan lain sebagainya. Orang yang tidak punya sim (surat izin mengemudi) dan izin menjadi sopir bus tersebut (supir tembak / batangan).4. Jalannya Tidak Normal
Jika selama berjalan di jalan raya terasa jalannya tidak baik seperti sering oleng, sering rem blong, remnya tidak lancar, dan lain sebagainya sebaiknya urungkan niat untuk melanjutkan perjalanan sampai ke tempat tujuan kendaraan tersebut. Langsung lakukan komplain dan minta untuk segera dilakukan pembetulan agar perjalanan selanjutnya lebih aman dan nyaman.5. Angkut Kapasitas Berlebihan
Jangan mau atau jangan memesan bus yang tidak sesuai dengan kapasitas yang kita inginkan. Jangan menggunakan bus micro untuk penumpang lebih dari 30 orang. Kondisi kelebihan kapasitas penumpang bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan.6. Fungsi Mesin Mencurigakan
Mesin yang baik dan normal sangat penting bagi kelangsungan suatu kendaraan. Mesin yang buruk bisa berdampak pada kualitas performa kendaraan tersebut di jalan raya. Jika mesin kendaraan mengalami masalah seperti sering mogok, mengeluarkan suara/bunyi yang tidak wajar, mengeluarkan bau/aroma yang tidak wajar, keluar asap, dan lain sebagainya maka itu ada indikasi tidak baik pada kendaraan.7. Tidak ada Kelengkapan Keselamatan
Perlengkapan penyelamat saat terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan sangat penting untuk selalu berada di tempat-tempat yang mudah dijangkau penumpang di dalam bus. Misalnya seperti alat pemadam kebakaran, palu pemecah kaca, pintu darurat, kotak p3k (pertolongan pertama pada kecelakaan), dan lain-lain.8. Fisik Kendaraan yang Ringkih
Di lihat dengan mata telanjang, baik dari luar ataupun dari dalam bus yang ringkih akan dapat diketahui. Bila dari tampilan saja suatu bus sangat tidak baik, apalagi kondisi mesin di dalamnya. Mungkin bisa saja kondisi permesinan yang tidak terlihat oleh mata kita keadaannya lebih parah daripada penampilan luarnya.9. Kendaraan Tidak Memiliki Izin Beroperasi atau Izin Kadaluarsa
Kendaaran tidak resmi (ilegal) atau yang izin operasionalnya tidak ada sebaiknya tidak kita tumpangi karena mungkin saja kendaraan tersebut dilarang beroperasi karena sering mengabaikan keselamatan penumpangnya.10. Merasa Ada Sesuatu yang Tidak Beres
Jika pada perasaan atau filing yang kuat akan terjadi sesuatu yang tidak baik jika kita naik bus tersebut, maka sah-sah saja kita meminta ganti armada. Daripada selama perjalanan kita terus waswas dan berpikiran negatif, maka ada baiknya melakukannya dan meminta armada lain yang tidak membuat kita cemas yang berlebihan demi kebaikan dan kenyamanan kita.
Kepedulian dan kewaspadaan kita bisa menyelamatkan diri kita dari kecelakaan di jalan raya.
Salam, Jogja with smile ^_^
0 comments:
Post a Comment